Cara Membuat Putu Mayang yang Sempurna dengan Teknik Aduk dan Uap yang Tepat
Putu Mayang adalah kue tradisional Indonesia yang lezat dan gurih, terbuat dari campuran tepung beras, santan kelapa, dan gula merah. Bentuknya yang unik dan rasanya yang manis membuat kue ini jadi favorit di berbagai acara keluarga. Namun, banyak yang gagal membuat Putu Mayang yang lembut dan tidak hancur saat dipotong karena kurang memahami teknik aduk dan uap yang tepat. Jangan khawatir! Dalam artikel ini, kami akan membagikan cara membuat Putu Mayang yang sempurna dengan langkah-langkah detail dan tips praktis yang bisa Anda terapkan di rumah. Siap? Mulai dari bahan-bahan hingga proses memasak, kita bahas semuanya!
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
Sebelum memulai, pastikan Anda menyiapkan bahan-bahan berikut:
Tepung beras – 500 gram (pastikan menggunakan tepung beras yang halus untuk hasil yang lembut).
Santan kelapa – 500 ml (pakai santan kental untuk kekayaan rasa).
Gula merah (palm sugar) – 200 gram (lelehkan hingga larut).
Garam – 1/2 sendok teh (untuk menyeimbangkan rasa).
Daun pandan – 2-3 lembar (opsional, untuk aroma harum).
Putih telur – 2 butir (untuk menghaluskan adonan).
Mentega – 2 sendok makan (menambah rasa lembut dan aroma).
Pro Tips:
– Gunakan santan yang dibuat dari kelapa segar untuk rasa yang lebih alami.
– Jika tidak ada daun pandan, Anda bisa ganti dengan vanili atau sedikit esens pandan.
Cara Membuat Putu Mayang yang Sempurna
Berikut langkah-langkah membuat Putu Mayang dengan teknik aduk dan uap yang tepat:
Persiapan Adonan
Langkah pertama adalah mencampur bahan-bahan dengan teknik aduk yang benar.
Campur tepung beras, gula, dan garam dalam wadah besar. Aduk rata hingga tidak ada gumpalan.
Tuang santan kelapa secara perlahan sambil terus diaduk. Pastikan campuran tidak terlalu kental atau encer. Konsistensi yang ideal seperti krim kental.
Masukkan putih telur dan mentega yang sudah dilelehkan. Aduk hingga semua bahan tercampur sempurna.
Saring adonan menggunakan saringan halus untuk menghindari tekstur berbutir.
Peringatan Umum:
Jangan terburu-buru saat mencampur bahan! Adonan yang terlalu kental akan mengakibatkan Putu Mayang hancur saat dipotong.
Membentuk Putu Mayang
Ambil cetakan khusus Putu Mayang atau gunakan botol plastik bertutup.
Tuang adonan ke dalam cetakan hingga setengah penuh. Pastikan tangan Anda bersih untuk menghindari kontaminasi.
Bentuk spiral dengan cara memutar adonan perlahan ke atas. Teknik ini membantu mengunci rasa dan menghasilkan tampilan yang menarik.
Tips Pro:
Gunakan cetakan yang sudah dioles minyak agar adonan tidak lengket saat dipotong.
Teknik Uap yang Tepat
Inilah kunci utama Cara Membuat Putu Mayang yang Sempurna!
Siapkan kukusan dan pastikan air mendidih sebelum memasukkan adonan. Suhu ideal sekitar 100°C.
Letakkan cetakan di atas daun pisang atau wadah tahan uap.
Kukus selama 15-20 menit dengan api sedang. Jangan buka tutup kukusan terlalu sering, karena perubahan suhu bisa mengganggu proses pematangan.
Tanda adonan sudah matang adalah warna pucat yang khas dan tekstur yang padat saat ditekan.
Mistake Alert:
Jangan kukus terlalu lama! Putu Mayang bisa jadi kering dan kehilangan kelembutannya.
Membuat Sirup Gula Merah
Sambil menunggu Putu Mayang matang, siapkan sirup gula merah:
Rebus gula merah dengan 200 ml air dan sedikit garam. Aduk hingga larut dan mengental.
Tambahkan daun pandan saat direbus untuk aroma yang lebih harum.
Dinginkan sirup sebelum digunakan.
Pro Tips:
Uji kekentalan sirup dengan meneteskan sedikit ke wajan. Jika jatuhnya seperti benang, sirup sudah pas!
Cara Menghidangkan Putu Mayang
Setelah Putu Mayang matang dan dingin:
Potong dengan pisau tajam untuk memisahkan spiralnya.
Celupkan ke dalam sirup gula merah secukupnya hingga rasa manisnya meresap.
Sajikan dalam piring atau toples kaca!
Saran Penyajian:
Tambahkan sedikit krim kacang atau parutan kelapa di atasnya untuk variasi rasa.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Adonan terlalu kental: Aduk dengan santan secara perlahan dan tambah sedikit demi sedikit.
**Kukusan terlalu panas
Leave a Reply